Beranda Ciamis Baznas Kabupaten Ciamis, Berikan Bantuan Rutilahu Ke Pemdes Sukajaya – Rajadesa

Baznas Kabupaten Ciamis, Berikan Bantuan Rutilahu Ke Pemdes Sukajaya – Rajadesa

22
0

Sergapreborn Ciamis BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) menyalurkan dana untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebagai bagian dari upaya mereka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan rumah layakProgram ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola secara profesional dan transparan.

Ketua Baznas Ciamis, Drs. KH. Lili Miftah, MBA, mengatakan bahwa pelaksanaan program ini akan segera dimulai.

Dalam rapat tersebut, Baznas Ciamis juga membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan penghimpunan infak selama Ramadan.

KH. Lili Miftah optimis, tahun ini target penghimpunan infak dapat mencapai lebih dari 90 persen.

Selain itu, Baznas Ciamis juga menargetkan pengumpulan zakat fitrah tahun 2025 lebih dari Rp 37 miliar.

Dengan peningkatan anggaran Rutilahu ini, Baznas Ciamis berharap dapat memberikan bantuan yang lebih memadai untuk masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hunian di Kabupaten Ciamis.

BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) menyalurkan dana untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebagai bagian dari upaya mereka dalam memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga memberikan pendampingan pasca-konstruksi dan pemberdayaan ekonomi.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis manargetkan pembangunan 200 unit bagi rumat tidak layak huni (rutilahu) bagi warga kurang mampu pada tahun 2025. Ketua Baznas Ciamis, Drs. K.H. Lili Miftah, M.BA, menyampaikan bahwa progarm ini merupakan kelanjutan dari program serupa pada tahun sebelumnya yang telah membangun 191 rumah.

jumlahnya meningkat menjadi 200 unit. “Dari target 200 rumah, sebanyak 100 unit sudah terealisasi. Dana tersebut sebagian besar berasal dari hasil infak masyarakat selama bulan Ramadhan, termasuk program infak seribu perak yang berhasil mengumpulkan sekitar 940 juta, “ ungkap KH. Lili.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan melalui Baznas tidak hanya fokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga bertujuan membangun karakter masyarakat agar tidak bergantung pada bantuan sosial.

“Kami ingin membangun masyarakat yang mandiri. Bantuan seperti BLT dan PKH memang membantu, tetapi jika jika terus menerus diberikan tanpa upaya pemberdayaan, masyarakat bisa menjadi pasif. Maka dari itu, di Baznas kami bergerak dari prinsip syar’I yaitu zakat, infak dan sedekah sebagai jalan membangung kebaikan,KH Lili menyebutkan dari 200 target rumah tersebut, 100 unit akan diluncurkan secara simbolis bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Ciamis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan seremonial.Selain program rutilahu, Baznas Ciamis juga terus mengembangkan program infak desa.

Dana infak yang dikumpulkan dari desa akan kembali disalurkan untuk kebutuhan masyarakat desa tersebut. “Dengan sistem infak desa, kami pastikan tidak ada warga kelaparan. Dana yang terkumpul dari desa akan kembali ke desa. Ekosistem zakat dan infak ini kami jaga agar penyalurannya tepat sasaran,

Lili menjelaskan bahwa selain dari infak masyarakat, bantuan progaram rutilahu juga kadang datang dari pemerintah pusat dan provinsi. Namun, jumlahnya terbatas. “Kalau dari pusat biasanya bantu Rp. 25 juta per rumah, sementara dari provinsi Rp. 20 juta. Tahun lalu kami dapat bantuan rutilahu sebanyak delapan unit dari luar.

Ditempat terpisah  Salah Satu Penerima Mamfaat Desa Sukajaya, di Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, membangun Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Yang di berikan Kepada Warganya Ibu Nesah RT 04 RW 02 Citapen Pasir Desa Sukajaya Yang Di Berikan Oleh UPZ Desa Sukajaya Langsung Yang Didampingi Kades Sukajaya dan jajaran Perangkat Plus Amil Desa  juga Disaksikan BPD Setempat dan RT Disana  melalui program Baznas. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal tempat tinggal yang lebih layak. 

Program Rutilahu ini biasanya melibatkan beberapa pihak, termasuk Baznas tingkat kabupaten dan desa, serta partisipasi masyarakat. Bantuan dari Baznas biasanya menjadi stimulus, dan masyarakat sekitar juga diharapkan ikut berkontribusi, baik dalam bentuk dana maupun tenaga. 

Menurut Kades Sukajaya Helmi Purnama Membenarkan Di Desa Sukajaya, yang juga berada di Kecamatan Rajadesa, Baznas telah menyalurkan bantuan Rutilahu kepada salah satu warganya, Ibu Mesah, yang kondisi rumahnya tidak layak huni. Bantuan sebesar Rp10 juta per unit diberikan untuk merenovasi rumah Ibu Nesah  menjadi lebih layak.  Ditambah Juga 2 Juta Rupiah Dari UPZ Desa Sukajaya, “Kata nya  Senin 14/07

Dia Juga Menyampaikan Baznas juga memberikan pendampingan pasca pembangunan Rutilahu, memastikan rumah yang dibangun siap huni dan memenuhi kebutuhan dasar. 
“Program Rutilahu ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa, sehingga lebih banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program ini, ‘Tutur Kades Sukajaya Ini.
(Eman Sulaeman /Heri Hernawan )

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini