Sergapreborn, Sampit – Kalteng. Puluhan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Cabang desa Pelangsian, Kecamatan Mentawabaru Ketapang Kabupaten KotawaringinTimur ( KOTIM ) mengeluh, keluhan ini dirasakan sejumlah warga atas meroketnya tagian tarif terhadap pelanggan PDAM, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak menejemen PDAM sendiri, sementara pelayanan dari pihak menejemen PDAM Cabang Desa Pelangsian tidak maksimal.
Hal tersebut diungkapkan oleh warga yang merasa dirugikan mengatakan, dalam beberapa bulan terahir ini tagian PDAM meroket, sementara pelayananya dari pihaknya tidak maksimal dan terkesan teledor, disini hampir setiap dalam minggu air PDAM itu paling mengalir tiga sampai empat hari saja, terkadang bisa dua kali dalam satu minggu, itupun saya harus menunggu malam baru bisa mengalir airnya,” kata warga.
“Sementara menurut ( MK ) nama samaran ketika dikonfirmasi Sergapreborn Rabu, 28/12/2021, sekira pukul 11.00. Wib, mengatakan, sudah lama masyarakat mengeluhkan atas aliran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cabang Desa Pelangsian tersebut, selain airnya tidak lancar, juga air keruh, semestinya pelayanan pelanggan yang lebih diutamakan, jangan pada saat menagian tarifnya saja yang tidak teleran, tapi pelayananya masih belum maksimal.
Saya berharap Bupati KotawaringinTimur( KOTIM ) H.Halikinoor, S.H memberikan teguran kepada pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM ) Sampit, dan teguran keras atas kinerja PDAM cabang Desa Pelangsian, yang masih banyak dikeluhkan warga,” pungkasnya.
(Kr)








