Aceh

Aceh timur- DPC APDESI Aceh Timur Gelar Zikir Dan Doa Bersama Serta Donor Darah

Aceh – Sergapreborn

Selesai nya zikir bersama APDESI Aceh timur teruskan acara donor darah, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

Ketua APDESI Syamsuar. SE Atau Yang Akrab Disapa Geuchik Wan mengakui semenjak pandemi Covid-19 stok darah di rumah saket menurun drastis. Karena adanya aturan tidak boleh mengadakan perkumpulan secara serampangan.

Aceh timur- DPC APDESI Aceh Timur Gelar Zikir Dan Doa Bersama Serta Donor Darah

Untuk itu ketua APDESI menghargai apa yang dilakukan oleh anggota APDESI se Aceh timur yang menggelar acara donor darah secara internal yang menurut ketua APDESI Syamsuar. SE lebih aman dilakukan karena sifatnya internal dan untuk membantu tersedianya stok darah di Rumah Sakit Dan Menggelar Acara Zikir Dan Doa Bersama Yang Dipimpin Langsung Oleh H.ABDUL WAHAB (Abu Keude Dua) Selaku Dewan Pembina Kami Di APDESI Sebagai Bentuk Sujud Syukur Kami Kepada ALLAH Swt Karena Hari Ini Genap Satu Tahun DPC APDESI Aceh Timur Sejak Pelantikan Dan Berdoa Kepada ALLAH Swt Wabah Covid-19 Ini Cepat Berlalu Dengan Izin ALLAH.

Hal tersebut disampaikan Syamsuar.SE di sekretariat DPC APDESI Aceh timur di jalan Banda Aceh Medan, Di Gampong Seuneubok Teungoh SMK(Depan SPBU/Galon )Kec IdI timur, Kabupaten Aceh Timur timur Saat menghadiri acara donor Darah yang bekerja sama Dengan Pihak RSUD Zubir Mahmud Aceh Timur yang dilaksanakan di sektariat APDESI Aceh timur yang berhasil mendonorkan 21 kantong darah pada hari sabtu(21/08/2021).

“Saat ini memang stok darah di rumah sakit agak sedikit berkurang karena kita tidak bisa lagi sembarangan mengumpulkan orang, maka itu saya sangat menghargai apa yang dilakukan oleh anggota APDESI pada hari ini dan merupakan solusi dalam situasi pandemi pada saat ini di mana ada larangan berkumpul dan berbaur secara sembarangan maka hanya cara ini yang lebih aman yaitu mengambil secara kelompok internal dalam hal ini donor darah” ujar Syamsuar. Se

Syamsuar SE berharap donor darah ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkannya, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini.

Mengingat darah adalah merupakan hal yang selalu dibutuhkan dan tidak bisa dibuat oleh manusia dan hanya bisa disumbangkan dari orang ke orang.

“Darah merupakan sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia yang tidak mungkin bisa dibuat oleh manusia itu sendiri. Maka dari itu darah hanya bisa diberikan dari manusia ke manusia, sehebat apa pun perkembangan ilmu pengetahuan suatu negara dia tidak akan mampu membuat darah,” pungkas Geuchik Wan.

(Muhammad)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button