Di Aniaya Oknum Polisi,Warga Pebayuran Harapkan Kepastian Hukum dan Keadilan

0
36
Poto : Ilhstrasi

Kabupaten Bekasi ,-Sergapreborn

Aksi kekerasan dan penganiayaan oleh Oknum Polisi kembali terjadi di Bekasi, peristiwa tersebut dilakukan oleh Oknum Anggota Polisi berinisial P yang merupakan Anggota Kepolisian Polsek Pakis Jaya Polres Kerawang.

Pelaku melakukan aksinya terhadap seorang warga bernama Umar Toni(45) yang merupakan warga Kampung Teluk Bango RT001/01 Desa Karang Harja Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, dan kasusnya sudah dilaporkan sejak januari namun sampai saat ini masih belum mendapatkan kejelasan status dari pihak Polres Metro Bekasi.

Kasus penganiayaan dan kronologis hingga berujung laporan tindakan penganiayaan tersebut terjadi karena korban merasa telah di dzholimi ,dirugikan dengan tindakan kekerasan fisik maupun pisikis, sehingga korban dan keluarga yang didampingi Penasihat hukum nya dari kantor LAW FIRM DHA & Associates ,Dudy Hairurizal SH.MH melaporkan tindakan yang menimpa dirinya ke SatReskrim Polres Metro Bekasi dengan Nomor : LP/015/012-SPKT/K/l/2021 /RESTRO BEKASI pada hari kamis tanggal 7 Januari 2021.

“Sebelumnya secara kode etik profesi pun Umar Toni bersama keluarga juga telah melaporkan Peristiwa tersebut ke Divisi Propam Mabes Polri dengan nomor laporan: SPSP2/44/1/2021/BAGYANDUAN.

Menurut Umar Toni , yang akrab di sapa bang joy, Kejadian pemukulan tersebut Berlangsung bukan cuma satu kali, akan tetapi berkali-kali di tempat yang berbeda, dari kejadian awal di rumah saya sendiri yang dilakukan terang-terangan di hadapan istri dan anak-anak saya,” terangnya.

“Kejadian berikutnya dilakukan dirumah kawan saya yang bernama Samsudin Bowo yang saat itu saya sedang bertamu yang secara membabi buta mendatangi saya , dan terakhir yang paling fatal tindakan tersebut dilakukan di muka umum di lahan proyek pengurugan bapak haji Heri (tokoh masyarakat cabang bungin)  yang berlokasi di kampung Garon Desa Setialaksana Kecamatan Cabang Bungin Kabupaten Bekasi,”beber Umar Toni.

Sementara di tempat terpisah, Penasihat Hukum korban Dudy Hairurizal W. SH.MH dari kantor hukum LAW FIRM “DHA & Associates” menyayangkan perbuatan yang dilakukan oleh Oknum tersebut karena seharusnya sebagai Anggota Kepolisian Bripka P memberikan contoh yang baik, menjadi pelindung dan pengayom di masyarakat, Atas tindakan penganiayaan tersebut korban mengalami luka di bagian tubuh, kaki dan wajahnya yang di buktikan dengan Hasil surat Visum oleh Dokter.

“Kami sudah melaporkan pelaku dengan laporan penganiayaan dan alhamdulillah saat ini sudah diberikan SP2HP oleh Penyidik dan sudah dinaikan prosesnya ke tingkat penyidikan, cuma memang terduga pelaku masih berstatus sebagai Terlapor, semoga dalam waktu dekat bisa mendapat kejelasan statusnya menjadi tersangka, agar bisa dilanjutkan ke meja persidangan,”
Tandes Dudy hairurizal w. SH.MH

Sementara pihak keluarga korban sangat berharap kepada Kepolisan dalam hal ini Polres Metro Bekasi khususnya kepada Bapak Kapolres Metro Bekasi Kombespol Hendra Gunawan, dan Kasat Reskrim agar segera menindak Oknum pelaku tersebut, karena memang tindakan – tindakannya sudah sering berbuat onar dan meresahkan masyarakat, selain sering bersikap kasar, arogan, pelaku juga sudah sering keluar masuk Propam karawang, dengan jeratan kasus narkoba, pemerasan, dan lainnya.

Pihak keluarga juga dan warga juga sangat menyesalkan ulah Oknum tersebut, Karena dengan ulah dan tindakannya tersebut pelaku sudah membuat malu Citra Kepolisian yang selama ini di cintai oleh masyarakat menjadi buruk.

(udin sirajudin)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here