Lampung

DI DUGA PEKERJAAN PENGASPALAN JALAN RUAS MATA HARI, BATANG ASAM DIKERJAKAN ASAL-ASALAN

Batang Asam Tanjab Barat,- sergapreborn.id – Pekerjaan pengaspalan jalan ruas mata hari RT 03 Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, yang dilaksanakan atau dikerjakan oleh CV.LIAN JAYA KARYA yang bersumber dari dana APBD kabupaten Tanjab Barat Provinsi Jambi.

Pekerjaan ruas jalan ini diduga dikerjakan asal-asalan oleh pihak rekanan, pasalnya material aspal yang digunakan diduga tidak sesuai spesifikasi, karena saat awak media turun ke lokasi, untuk melihat dan mengecek jalan aspal hot-mix yang sudah jadi ini, dalam dua minggu ini sudah banyak yang terkelupas.

Saat kami mengecek bersama salah satu warga yang tidak mau dicantukan namanya di media ini, dengan inisial (R) , dengan mudahnya aspal yang baru jadi ini saat diremas dan dipegang oleh tangan mengatakan sepertinya jalan hot-mix ini kurang cairan aspalnya mas, makanya saya cek kwalitas disinyalir sangat buruk saat pengerjaan jalan tersebut. Ujarnya.”

Kami atas nama warga RT 03, sangat berterima kasih sudah dibangun jalan di daerah kami ini mas, tapi kalo kwalitasnya tidak bagus maka jalan yang baru dibangun ini tidak akan bertahan lama, hanya buang-buang anggaran saja mas. Tegasnya.”

Proyek yang bernilai Rp 494.892.964,74,- dengan nomor kontrak 640/104/KONT-KONTRUKSI-CK/DPUPR/2022, yang di kerjakan oleh CV.LIAN JAYA KARYA sebagai kontraktor pekerjaan pengaspalan jalan tersebut, ruas jalan rekonstruksi pengaspalan ini terletak diwilayah desa Rawa Medang, kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjab Barat. Sabtu (24/09/2022).

Awak media kemudian menghubungi langsung melalui Chat Whats App, kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanjab Barat, Apri Dasman beliau hanya membalas dengan kata, “Terima kasih akan kami kami perbaiki”, Tutupnya.”

Saat berita ini terbit, awak media sulit untuk mengkonfirmasi kepada pihak terkait terutama kontraktor CV.LIAN JAYA KARYA.

(Tim)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button