Pangandaran

Gabungan Aparat Keamanan di Wilayah Kabupaten Pangandaran Melaksanakan Apel Persiapan Pengamanan Rapat Pleno Penetapan Bupati dan Wakil bupati Terpilih

Pangandaran – Sergapreborn

Gabungan Aparat keamanan di wilayah Kabupaten Pangandaran melaksanakan Apel Persiapan Pengamanan Rapat Pleno pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih dalam Pilkada Serentak Tahun 2020. Apel tersebut dilaksanakan di depan Hotel Horison Palma Pantai Barat, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu pagi (17 Februari 2021).

Apel persiapan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh 198 personel gabungan TNI-Polri dan Instansi Pemerintah terkait. Mereka yang terlibat terdiri dari 128 anggota Polres Ciamis Polda Jabar, 30 anggota TNI di wilayah Kabupaten Pangandaran, 30 petugas Satpol PP Kabupaten Pangandaran, dan 7 warga Satgas Jaga Lembur Kabupaten Pangandaran.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana dalam amanahnya mengatakan, pelaksanaan Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Terpilih merupakan bagian dari tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 khususnya di Kabupaten Pangandaran. Untuk itu perlu dilakukan pengamanan guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Sudah menjadi suatu kewajiban bagi aparat keamanan baik itu Polri, TNI dan instansi pemerintah terkait mengamankan setiap tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020. Mulai dari awal hingga akhir yakni pelantikan harus kita amankan guna terwujudnya Pilkada Serentak Tahun 2020 yang damai, lancar dan kondusif serta sehat,” kata AKBP Hendria.

Kapolres berpesan kepada personel yang bertugas untuk menjalankan secara maksimal, sungguh-sungguh dan bertanggungjawab. Kenyamanan menjadi harga mutlak dirasakan warga masyarakat dalam setiap tahapan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pangandaran.

“Kami minta petugas bersungguh-sungguh menjalankan tugas. Berikan kenyamanan warga masyarakat khususnya para tamu undangan dan pelaksana kegiatan ini,” ucapnya.

AKBP Hendria berpesan dimasa pandemi ini petugas juga harus bisa menjadi petugas penegakan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta menyampaikan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19. Dengan cara yang sederhana yakni selalu menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan.

“Saya minta petugas harus bisa menegakan disiplin protokol kesehatan saat kegiatan. Apabila ada yang tidak membawa masker tegur dan minta untuk memakai ataupun suruh pulang. Kedisiplin menerapkan protokol kesehatan ini menjadi kunci kita bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

(Reymon /hms)

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button