Kalimantan Tengah

Melawan Saat Akan Ditangkap Spesialis Pencuri Mobil Didor Pertugas

Sergapreborn Sampit – Kalteng Melawan saat mau ditangkap petugas dan mengancam keselamatan petugas, ahirnya seorang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Amanah Showroom, Jalan Jenderal Sudirman Km 1,5 , Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, dilumpuhkan dihadiai timah panas oleh jajaran Satreskrim Polres Kotawaringin Timur (Kotim),Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dihadiai dengan timah panas dikakinya.

Kapolres Kotim AKBP Sarpani didampingi Kasatreskrim AKP Gede Bagus Atmaja kepada media ini mengatakan, pelaku yang ditangkap berinisial AR tersebut merupakan spesialis pencuri mobil.

Penamgkapan pelaku kurang dari satu bulan dari sekarang, pelaku sempat melakukan pencurian sebuah pikap di daerah Simpang Sebabi.

Kasus ini terungkap berawal laporan pemilik Showroom yang kehilangan dua unit mobil. Menindaklanjuti hal itu, aparat melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan keberadaan pelaku.
Saat hendak ditangkap, pelaku berupaya melawan dan menabrakan kendaraannya ke arah petugas.

Mendapati hal itu, petugas langsung memberikan peringatan tembakan ke udara, namun tidak dihiraukan olehnya.

Karna sudah melawan petugas, dengan terpaksa aparat mengambil tindakan terukur dan terarah, hingga akhirnya pelaku dapat dibekuk, ucapnya.

Kronologis kejadian, awalnya pelaku berada di Amanah Showroom saat tidak ada penjaganya. Pelaku pun mengambil alat-alat yang memang kerap kali ia gunakan untuk mencuri, berupa 1 buah kunci inggris, 2 buah potongan besi bulat bekas kunci yang telah dipipihkan bagian ujungnya hingga menyerupai anak kunci.

“Kunci inggris untuk memukul kunci gembok di amanah showroom dan setelah berhasil membuka gemboknya, pelaku masuk kedalam dan berhasil menemukan 2 buah kunci mobil beserta STNK nya. Kemudian pelaku kembali menutup pintu showroom dan pergi dari lokasi seolah-olah tidak terjadi apa-apa,” ucapnya. melanjutkan, tidak berapa lama, pelaku datang ditemani adiknya berinisial AY.

Pelaku minta diantarkan ke lokasi dengan dalih kepada AY akan memindahkan mobil hasil tarikan. Awalnya AR mengambil pikap Grand Max lalu disembunyikan di Jalan Bawi Jahawen. Kemudian kembali mengambil mobil Suzuki APV dan disembunyikan di daerah Tanah Mas. “Pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka dalam Pasal 363 Ayat (1) ke 3e dan ke 5e KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun penjara,” pungkasnya,

( Kr)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button