Kalimantan Tengah

NCW Pertanyakan Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bemadu

Sergapreborn, Sampit – Kalteng

Dugaan kasus korupsi Dana Desa Bamadu Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten KotawaringinTimur ( KOTIM ), Kalteng, yang dikabarkan sempat ditangani pihak Kejaksaan Negeri Kotim, hingga saat ini masih belum ada kejelasaan diduga kuat mandek ditangan Jaksa.

Menurut sumber informasi yang diperoleh wartawan Sergapreborn, Senin 16/08/2021, sekira pukul 14.00 Wib, ada beberapa kasus yang sedang ditangani pihak Kejaksaan Negeri Sampit, diantaranya masalah proyek pembangunan fisik Desa yang berasal dari Dana Desa, dan bantuan dari pihak Perusahaan PT. (Rimba Makmur Utama RMU) setiap tahun sebesar Rp= 100.000.000, setiap tahun yang masuk langsung kerekening Kepala Desa, dimana tidak jelas pertanggung jawabannya .

Sementara menurut Kordinator Wilayah KORWIL. Nusantara Corruption Watch NCW. Kalimantan Tengah Aminuudin, membenarkan adanya kasus tersebut dan saya sudah dua kali melaporkan hal tersebut kepihak Kejaksaan Negeri Sampit secara Lembaga tertanggal 13. Juli. 2020, sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ucap Aminudin.

Disampaikan pula oleh Aminudin, tidak habis disitu saja saya juga sudah melayangkan laporan yang kedua terkait masalah tersebut, Tanggal 27/Maret/ 2021, mempertanyakan kembali perkembangan laporan tersebut, akan tetapi hingga saat ini tidak ada kejelasan dan terkesan dipeti eskan oleh pihak Kejaksaan, dalam hal ini saya tetap akan mempertanyakan kembali kepihak Kejaksaan terkait masalah itu sudah sampai mana perkembanganya sehingga bisa diketahui publik dan jangan sampai ada kesan semua masalah yang dilaporkan kepihak Kejaksaan terkesan mandek dan tidak jalan,” kata Aminudin.

( Sr/Kr )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button