Kerinci

Parah! BLT DD Desa Sebukar Kerinci, Tidak Tepat Sasaran, Penerimanya Orang Kaya

Kerinci- Sergapreborn

Bantuan Langsung Tunai atau disingkat BLT adalah program pemerintah berjenis pemberian uang tunai untuk masyarakat miskin . Kepala desa yang diharapkan dapat berlaku adil untuk melihat keadaan dan kondisi masyarakatnya , seringkali melakukan kesalahan dengan banyaknya orang yang mendapat bantuan adalah orang yang tidak layak serta menutup mata tidak berusaha untuk memperbaiki agar yang miskin bisa terbantu , seperti di Desa Sebukar Kec. Tanah Cogok Kab. Kerinci yang dilakukan oleh Kades Syukran, S.Pdi.

Berdasarkan adanya laporan dari masyarakat desa Sebukar Kec. Tanah Cogok ( sebelumnya Kec. Sitinjau Laut ) Kab.Kerinci kepada Awak media Sergapreborn dan Hasil investigasi dilapangan sangat mengejutkan karena banyaknya temuan dan bukti yang didapat untuk penerima BLT adalah orang yang tidak layak menerima bantuan , orang yang sudah meninggal ( tidak mempunyai keturunan lagi ) , aparat desa , mantan kades , pensiunan dan ada yang tidak lagi berada didesa tersebut.

Daftar penerima BLT tahun 2020 desa Sebukar Kec. Tanah Cogok ( Kec.Sitinjau Laut ) berdasarkan sumber data SIPEDA KEMENDESA berjumlah 103 orang . Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengecekan dilapangan serta informasi dari masyarakat , banyak kejanggalan didapat dan menimbulkan tanda tanya “Bagaimana Kades Syukran , S.Pdi bisa mendaftarkan / memasukkan nama-nama orang yang tidak layak menerima dan tidak berusaha untuk merubah daftar penerima , rumah mewah, mempunyai kendaraan roda empat , memiliki usaha isi ulang , memiliki toko sembako , pensiunan , orang yang sudah meninggal ( tidak punya keluarga yang menggantikan untuk mendapatkan bantuan ) , ada aparat desa , orang yang tidak berada di desa itu lagi ( merantau ke Malaysia ) tapi masih ada nama dalam daftar penerima .”

Desa Sebukar termasuk desa yang dikategorikan makmur dan sukses dengan taraf kehidupan ekonomi masyarakatnya dilihat dari rumah-rumah yang permanent dan mewah tapi justru yang seperti ini masih tercantum namanya dalam daftar penerima bantuan . Sedangkan yang layak menerima terabaikan .

Kepala desa harusnya bangga bila didesanya tidak ada penerima / sedikit orang yang menerima bantuan seperti BLT atau sejenisnya .

Saat konfirmasi dikantor desa Sebukar , awak media Sergapreborn didampingi anggota LSM Fakta hanya bertemu dengan Sekretaris Desa Irva Gusnadi . Sekdes menjelaskan data penerima BLT tahun 2020 sudah sesuai kesepakatan didesa , penerima semuanya terdampak pandemi Covid 19 ( jawaban yang tidak masuk akal ) dan sekdes mengakui semua fakta dan bukti yang diperlihatkan dan dipertanyakan.( 22/2/2021 )

Kades Syukran, S.Pdi pada hari yang sama minta bertemu ( sore ) dengan wartawan Sergapreborn , saat dikonfirmasi kades Sebukar juga mengakui banyak warga desa Sebukar yang menerima BLT tidak tepat sasaran . Setelah diperlihatkan foto rumah dan nama penerima kades mengiyakan semua . Semua penerima BLT tersebut berdasarkan kesepakatan didesa tanpa melihat siapa yang lebih berhak menerima dan setiap rumah penerima tidak tertulis “masyarakat miskin”

Seharusnya kades Syukran, S.Pdi sebagai pimpinan didesa Sebukar bisa melihat mana warga yang kaya dan miskin , menjelaskan kepada warganya siapa yang lebih berhak mendapat BLT, mengambil tindakan , merubah nama-nama penerima , bukan membiarkan berlarut .

Diharapkan dengan hal ini Camat Tanah Cogok, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Inspektorat serta Bupati Kabupaten Kerinci dapat turun untuk meninjau dan melihat kenyataan di desa Sebukar.

( EKA )

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button