Kalimantan Tengah
Trending

Polsek Ketapang Tidak Ada Penangkapan Limbah Miko Asam Tinggi di KM 10 Samuda

Sergapreborn, Sampit –Kalteng.Kapolsek Mentawabaru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng ) Kompol Samsul Bahri, menolak adanya penangkapan tiga buah kontener yang bermuatan limbah miko, asam tinggi dan beracun, yang terletak dijalan HM Arsyad Km 10, pada 11/03/2022, yang diketahui pemilik limbah tersebut bernama Arif Samsul.

Sementara menurut Kapolsek Mentawabaru Ketapang Kompol Samsul Bahri, ketika dihubungi Sergapreborn, Selasa, 15/03/2022, sekira pukul 11.00. Wib via telepon seluler pihaknya membenarkan, berdasarkan informasi warga adanya kegiatan penimbun limbah miko, zat asam tinggi, beracun tersebut yang terletak dijalan HM Arsyad KM 10 Sampit-Samuda, pada saat itu setelah ada laporan warga, tak lama kemudian beberapa anggota polsek ketapang langsung turun ke lokasi yang informasinya ada penimbunan limbah miko, setelah di lokasi memang benar saat itu ada sekitar 3 buah kontener, yang sedang pakir di TKP, namun setelah dilakukan pengecekan oleh beberapa anggota ternyata kontaener tersebut dalam keadaan kosong dan tidak ada limbah miko didalamnya, kata Samsul Bahri.

Dolumentasi

Lanjut Samsul, memang disitu sesuai keterangan anggota yang ke lokasi, ada bekas aktivitas, limbah miko asam tinggi beracun, dan ada beberapa drum yang terlihat bekas digunakan tempat limbah miko, namun sesuai keterangan anggota dilokasi tidak ditemukan adanya kontaener, yang muat limbah miko, dan kontaener tersebut keadaan kosong, karna disitu tidak ada yang menjaga tidak habis disitu saja, anggota mencari tau atas pemilik penimbunan limbah miko tersebut, ternyata pemiliknya Arif Samsul, yang bersangkutan kita panggil kekantor, dan kita tanyai pada saat itu katanya tidak kerja limbah miko lagi, ternyata masih ada aktifitas dan penamoung limbah miko assm tinggi, dan Arif Samsul, kita beri peringatan keras apabila masih melakukan aktivitas menampung limbah miko zat asam tinggi yang berbahaya diwilayah hukum polsek ketapang, maka tidak ada toleran lagi pasti saya tangkap kalian, dan kontaenernya saya gelandang kepolsek, kata Samsul Bahri kepada Arif Samsul.

Kalau dibilang polsek menangkap kontaener yang berisi limbah miko, asam tinggi dan beracun tersebut tidak benar, apalagi mengalihkan barang bukti hasil tangkapan itu sangat tidak benar,kata Samsul Bahri.

Dalam permasalahan ini pihak wartawan yang memberitakan adanya penangkapan beberapa kontaener, dan melarikan barang bukti hasil tangkapan, pembuat tersebut yang bersangkutan sudah kita panggil dan saya minta segera diklarifikasikan atas pemberitaan yang tidak benar tersebut, kata Kapolsek Ketapang Samsul Bahri.

( Kr )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button