Ciamis

PNM Cabang Panawangan Diduga Legalkan Pinjaman Pakai Data Palsu

Ciamis – Sergapreborn

PNM panawangan yenag bergerak bidang simpan pinjam terhadap.masyarakan .atau lebih di kenal dikalangan masyarakat Bank (Emok ) baru baru ini Ter ungkap adanya data palsu yang dilegalkan untuk mencairkan pinjaman oknum nasabah yang memakai KTP orang tanpa persetujuan pemilik KTP dan KK.

Awal nya orang yang beralamat di kecamatan jati negara desa mulyasari inisial El yang dibantu oleh lin untuk mengajukan pinjaman ke PNM cabang Panawangan El yang mengunakan KTP orang itu nekat memalsukan tandatangan untuk pencairan

Sedangkan El mengunakan KTP orang sirnajaya kecamatan Rajadesa.

.Dalam kurun satu bulan menurut El pengajuan ke PNM panawangan akhirnya cair tampa kompromi uang tersebut digunakanya oleh El.

Pencairan sekitar bulan Oktober 2020 itu akhirnya terungkap  oleh pemilik KTP asli.

Akhirnya pemilik KTP asli menanyakan terhadap El Dalam pengakuanya El memang memakai KTP milik warga sirnajaya  (i)  sebut saja namanya Yanti.

Saat dikompirmasi kepala PNM panawangan,” Membetulkan adanya pinjaman atas nama Yanti, Pada bulan Oktober 2020.

Pencairan itu menurutnya atas dasar survey petugas dari PNM panawangan yang meng ACC karena menurutnya persyaratan sudah cukup.

Sementara Yanti mengaku belum pernah merasa mengajukan untuk pinjaman ke PNM tersebut apa lagi menanda tangani.

Dalam transaksi tersebut antara oknum pengaju dan petugas PNM diduga ada Kong kalikong dalam proses administrasi pengajuan kekantor.

Sementara Lin yang warga jatinagara yang sepengetahuan kepala cabang PNM panawangan ia adalah orang ciburuy sebagai ketua kelompok.

Saat dikonfirmasi Lin juga mengaku ia membantu El untuk proses pengajuan kepada PNM panawangan.

El warga Mulyasari jatinagara juga mengaku dan akan segera membereskan utang nya ke PNM atas nama Yanti warga desa sirnajaya .

( Lili Eriawan)

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button