POLRI LAKSANAKAN APEL GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT 2021 MENYAMBUT IDUL FITRI 155 RIBU PERSONIL GABUNGAN DIKERAHKAN

0
91

Jakarta – SERGAPreborn

Dalam rangka menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Polri menggelar Apel OPS Kepolisian Tepusat Ketupat 2021 dilapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ) Rabu, 05/04/20021 mulai jam 08.00 wib.

Acara yang dipimpin langsung Kepala Korps Lalulintas Polri (Ka Korlantas) Irjen Pol. Istiono, berikut sebagian pernyataan beliau dalam Acara Apel tersebut:

”Dengan tujuan Polri untuk melaksanakan Operasi Ketupat 2021 yang akan dilaksanakan selama 12 hari mulai dari tanggal 6 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021.

Semangat yang ingin saya tanamkan dalam Operasi Ketupat 2021 adalah upaya Polri dalam mencegah penyebaran Covid ,- 19 melalui penyekatan dan penegakan terhadap Protokol Kesehatan.

Prioritaskan langkah – langkah preemtif dan preventif secara Humanis sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan, laksanakan penegakan Hukum sebagai upaya terakhir, ultimatum, previdium secara tegas dan profesinal terhadap pelanggan protokol kesehatan yang sudah berulang kali serta oknum ,- oknum masyarakat yang menimbulkan dampak negatif kesehatan secara luas dan menciptakan Klaster baru Covid – 19.

Tujuan yang ingin dicapai adalah masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman terhindar dari bahaya Covid – 19.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 jumlah personil yang terlibat sebanyak 155 ribu personil gabungan, terdiri atas 9.502 personil Polri dan 11.533 personil TNI serta 52.880 personil insan terkait lainnya seperti Satuan Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Jasa Raharja dan lain-lain.

Personil tersebut akan ditempatkan pada 381 Pos Penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat yang masih berniat dan akan melancarkan Mudik, 1536 Pos Pengamanan untuk melakukan Pengamanan terkait Gangguan Kamtibmas dan Kamtibsatlantas serta 596 Pos pelayanan dan 180 Pos Terpadu untuk melaksanakan Pengamanan dipusat keramaian, pusat belanja, Stasiun, Terminal, Bandara, pelabuhan, tempat-tempat Wisata dan lain-lain.

Untuk mengantisipasi pelaku perjalanan dalam Negeri segera maksimalkan kegiatan- Kegiatan Posko di Terminal-terminal, Bandar Udara, Pebuhan dan Stasiun. Posko ini bukan hanya sekedar menjadi Posko Pengamanan dan pelayanan namun juga berfungsi untuk mengendalikan penyebaran Covid-19,

Melalui, satu: pengawasan protokol kesehatan, dua: mengecek Dokumen yang harus dimiliki oleh penumpang yaitu hasil Test Covid-19 paling lambat 1X24 jam EH, SKIM dan sertifikat Vaksinasi, tiga: melakukan David Test secara acak para penumpang, ke empat: mencegah dan melakukan penertiban terhadap kerumunan masyarkat dengan memberikan Sanksi berupa Teguran Lisan, sanksi fisik maupun denda Administrasi, kelima: melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat,”
Demikian sebagian pernyataan beliau kepada Peserta gelar apel pasukan dan para hadirin.

Saat Kakorlantas Irjen Pol. Istiono memberikan Keterangan Pers kepada para wartawan, awak SERGAPreborn yang meliput langsung dilapangan menanyakan apakah pada Operasi Ketupat 2021 hari Raya Idul Fitri ini bila ada Pelanggaran Lalulintas tetap akan ditindak dan mekanismenya seperti apa, beliau menjawab tetap akan dikenakan Sanksi Tilang seperti biasanya, demikian Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengakhiri Wawancaranya kepada para awak media.

( Har )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here