Kalimantan Tengah

Praktek Jual Beli BBM Solar Di Sungai Mentaya Marak Diminta Aparat Serius Menindak Tegas Para Pelaku

Sergapreborn Sampit – Kalteng Bisnis BBM Solar yang diduga ileggal di Sungai Mentaya semakin tak terkendali, ironisnya lagi terdengar kabar dalam pusaran bisnis BBM Solar tersebut telah dibekingi oleh oknum aparat, yang bekerja sama dengan pemilik PT. Etsline Sumber Eneegi, hingga saat ini tidak tersentuh hukum, dan tidak ada satupun pelaku yang tertangkap.

Padahal DAS Sungai Mentaya banyak pos – pos penjagaan yang dijaga oleh pihak aparat, namun kenyataanya seakan akan bisnis BBM Solar yang diduga ileggal tersebut, seperti diaminkan oleh pihak aparat para pelaku terlihat berlenggang menjalankan aktifitasnya.

Pantauan media ini dilokasi beberapa hari yang lalu terdapat sebuah kendaraan kelotok besar yang membawa puluhan drum BBM Solar, sedang tambat di PT. Estline Sumber Energi, Desa Pelangsian Kecamatan Mentawabaru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng ), siap disalinkan ketongkang milik PT. Estline Sumber Energi, setelah diketahui beberapa media yang sedang memegroki aktivitasnya ada beberapa orang yang diduga kuat sebagai karyawan PT. Estline Sumber Energi, dan beberapa orang didalam kendaraan kelotok yang sedang mempersiapkan peralatan untuk memindahkan solar, dari kelotok kesebuah tongkang, ada apa dari pemilik kendaraan kelotok, bermuatan puluhan drum, BBM Solar tersebut tiba – tiba kabur dari tempat semula mereka bertambat.

” Seperti yang diberitakan oleh media ini sebelumnya,
sebut saja RK nama samaran salah satu karyawan PT. Estline Sumber Energi, ketika dikonfirmasi media ini dia membenarkan didalam kelotok yang bertambat disungai itu baru saja tiba dan isinya BBM Solar, ucap RK.

” Ya memang benar itu BBM Solar, yang disetorkan kesini dan disini usaha berbisnis minyak Solar, sudah sekitar satu tahun, untuk BBM Solar tersebut nantinya akan dikirim keperusahaan perkebunan kelapa sawit, menggunakan truk tangki industri, untuk pengirimanya tergantung lancar tidaknya yang membawa dari laut, terkadang ya bisa seminggu 2 kali dan terkadang juga satu minggu hanya satu kali, kalo berkaitan dengan pemilik minyak solar tersebut, bosnya orang dari Jakarta Pak Ceceng, tegas RK.

( Kr)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button