TELEGRAM KAPOLRI YANG MELARANG PENYIARAN TINDAKAN AROGANSI APARAT AKHIRNYA DICABUT

0
35

Jakarta – SERGAPreborn

Setelah sebelumnya Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Telegram bernomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tanggal 5 April 2021 yang melarang penyiaran tindakan arogansi aparat,
Setelah mendapatkan berbagai masukan akhirnya Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono memberi keterangan di Mabes Polri Selasa 6 April 202,

Rusdi memastikan, Surat Telegram tersebut hanya untuk internal Polri dalam hal ini pengemban fungsi kehumasan, tidak sama sekali menyangkut pihak di luar Polri.

Akan tetapi, kata Rusdi, disalahsartikan dan menimbulkan multitafsir di tengah-tengah masyarakat. Polri, kata Rusdi, memahami dan sangat menghargai pendapat yang berkembang.

“Polri sangat menghargai tugas-tugas yang dilakukan oleh rekan-rekan di bidang jurnalistik. Akan tetapi dalam prosesnya ternyata menimbulkan penafsiran yang berbeda. Oleh karena itu, Mabes Polri telah mengeluarkan Surat Telegram ST/759IV/HUM.3.4.5./2021 tertanggal 6 April 2021 yang isinya Surat Telegram 750 dibatalkan. sehingga, kedepan tidak ada lagi multitafsir terhadap hal-hal seperti itu,” pungkas Rusdi.
(har)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here