Kalimantan Tengah

Tersangka Mengaku Pertama ke Sampit untuk Mengantarkan Sabu- Sabu

Sergapeeborn, Sampit – Kalteng.

Tersangka kasus obat terlarang jenis Sabu. Indra dan M Afreza mengaku baru pertama kali menginjakkan kakinya ke Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.( KOTIM )

Mereka datang kekota Sampit, hanya untuk mengantar pesanan 1 plastik sabu dengan berat bersih sekitar 49,76 gram. Sabu itu dibawa dari Pontianak, Kalimantan Barat.( KALBAR )

Tersangka saat dilakukan penggeledahan oleh petugas dari keduanya, selain diamankan sabu juga ditemukan sebuah ponsel dan kendaraan roda empat jenis Diahatsu Xenia dengan nomor polisi KB 1204 BG.

“Saat itu kami mau mengantarkan sabu akan tetapi belum sempat sampai ke tangan pemesan kami diamankan,” kata Afreza, saat pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur. ( KOTIM )

Dalam kasus ini Senin, 9 Agustus 2021 terungkap kalau keduanya ditangkap pada Jumat, 16 April 2021 pukul 16.00 WIB di Jalan Jenderal Sudirman Km 2, Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Saat itu, keduanya sedang menunggu di lokasi itu datang pihak kepolisian dengan menunjukkan surat tugas, disaksikan ketua RT setempat ditemukan barang haram itu dari penguasaan keduanya.

Atas perbuatannya tersebut keduanya dibidik dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pungkasnya.
( Sr/Kr)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button