Ciamis

Waspada Penyakit Kudis Melanda Umat Islam

Ciamis – Sergapreborn

Bukan hanya pandemi Covid19 yang perlu diwaspadai. Belakangan juga muncul penyakit varian virus baru di kalangan umat Islam. Nama virus itu adalah Kudis alias kurang dalam infak dan sedekah.

Demikian dikatakan Ketua Lazismu Kabupaten Ciamis, dr Ridwan Rahman Saleh, Selasa (3/8/2021) dalam acara Sosialisasi Zakat Infak dan Sedekah di Aula Balai Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis.

Menurut dr Ridwan, penyakit kurang dalam infak dan sedekah akan menyebabkan banyak penyakit fisik dan psikhis. Ketika umat Islam membiarkan orang miskin lapar dan menghardik anak yatim akan mengundang kemarahan Alloh.

“Bayangkan bagaimana rasanya dibenci Alloh, dibenci manusia saja terasa tidak enak dan akan menyebabkan gangguan psikis. Dalam waktu lama kemurkaan Alloh dapat menyebabkan penyakit psikosomatik,” ujar Ridwan.

Dikatakan Ridwan, dampak berikutnya imunitas tubuh akan menurun sehingga mudah diserang virus dan bakteri yang tak kasat mata.

“Dengan menunaikan zakat infak dan sedekah, kondisi kesehatan kita akan membaik. Jiwa kita bersih dari segala limbah psikologis. Sebab fungsi zakat infak dan sedekah memang untuk mensucikan jiwa,” tambah Ridwan.

Ditanya kiprah Lazismu, Ridwan mengatakan, kehadiran Lazismu di Kabupaten Ciamis menjadi salah satu sarana penyaluran zakat infak dan sedekah umat Islam. Lazismu yang dikelola oleh para profesional ini mengajak umat Islam agar bisa merasakan indahnya beribadah harta.

Kepala Desa Jelat Arga Susila Prayoga, SE menambahkan, pihaknya sangat mendukung upaya Lazismu bersosialisasi di Desa Jelat. Ini akan memudahkan masyarakat yang memerlukan bantuan atau yang akan menyalurkan amalnya.

* (Zidan)*

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button