Hari krida Pertanian di Ciamis Ajang Apresiasi Petani

Sergapreborn Ciamis Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-53 selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 7–9 Juli 2025.
Acara ini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Bungursari, Desa Margajaya, Kecamatan Sukadana, sebagai bentuk penghargaan bagi para pelaku sektor pertanian.
Helmi Purnama Kepala Desa Sukajaya mengatakan, HKP rutin diselenggarakan tiap tahun sebagai wujud apresiasi terhadap petani, peternak, dan pelaku usaha perkebunan.

“HKP menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang telah bekerja keras menyediakan pangan dan berbagai produk pertanian untuk masyarakat,” Kata Helmi Selasa, 8 Juli 2025.
Selain bentuk apresiasi, peringatan HKP juga dimaksudkan sebagai ajang refleksi bagi seluruh insan pertanian untuk melakukan evaluasi dan perbaikan ke depan.
Adapun tema yang diusung tahun ini adalah “Dengan Rembug Utama dan Expo KTNA, Kita Tingkatkan Kemandirian untuk Mencapai Swasembada Pangan melalui Pertanian yang Berkelanjutan”.
Sambungnya tema tersebut sangat relevan dengan kondisi pertanian saat ini, serta selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. “Undang-undang tersebut menegaskan bahwa kedaulatan pangan adalah hak bangsa untuk menentukan kebijakan pangan secara mandiri dan menjamin hak masyarakat atas akses pangan yang sesuai dengan potensi lokal,” Ujarnya.
Masih kata Kades Sukajaya ini menambahkan, pencapaian kedaulatan pangan membutuhkan dukungan lintas sektor, baik dari pemerintah maupun swasta.
Peran Vital Petani Stabilitas stok dan distribusi pangan tidak akan tercapai tanpa peran vital petani sebagai ujung tombak produksi pangan nasional. “Gelar petani sangat luas cakupannya, mulai dari petani tradisional yang mencangkul di sawah, penyadap nira, Anyaman Bambu ada juga Anyaman Pandan sampai nelayan, hingga peternak,” Ujarnya
Ia juga menekankan pentingnya dukungan konkret dari pemerintah dan sektor swasta, seperti penyediaan alat produksi, pelatihan, serta bibit unggul.
Melalui kegiatan HKP ini, kami berharap para petani bisa saling bertukar pengalaman dan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas pertanian secara menyeluruh, Semisal di satu daerah tepat nya di desa Sukajaya Kecamatan Rajadesa disana terdapat kegiatan Masyarakat anyaman Bambu Maupun Ayaman Pandan yang beaneka Ragam itu salah satu Penting nya peran masyarakat untuk membangun Sumber daya manusia itu sendiri dan meningkatkan taraf ekonomi Masyarakat,,” Imbuhnya.
(EMAN SULAEMAN)











