Beranda Kalimantan Tengah Korupsi Keuangan ” Wooo Dugaan Kades Tukang Langit” Dilaporkan Warga...

Korupsi Keuangan ” Wooo Dugaan Kades Tukang Langit” Dilaporkan Warga ke Polres Kotim

21
0
Korupsi Keuangan
Sergapreborn, Sampit-Kalteng.Korupsi Keuangan dana desa dan Dugaan korupsi keuangan dana desa, yang dilakukan oleh kepala desa Tukang Langit, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, dilaporkan warganya ke Polres Kotim, Senin, 24/01/2022.

Sesuai keterangan pelapor kepada media dia telah mengantongi beberapa bukti yang kongkrit atas kecurangan kepala desa, harapan pelapor dugaan korupsi keuangan dana desa, tersebut yang dilakukan oleh kepala desa dan kawan-kawan, kiranya dapat diusut tuntas, apabila terbukti agar diproses secara hukum yang berlaku.

Tu ( 45 ) warga Tukang Langit, ketika dikompirmasi wartawan Senin, 24/01/2022, sekira pukul 10.00. Wib mengatakan, dugaan korupsi keuangan dana desa, yang dilakukan oleh kepala desa, dan kawan-kawan sudah saya laporkan ke Polres Kotim, tertanggal 24/01/2022, selanjutnya tinggal menunggu perkembangan selanjutnya tandasnya.

Dugaan korupsi yang saya laporkan diantaranya pembuatan Darmaga penyebrangan, dan Pery penyebrangan, peningkatan jalan desa dan BLT DD yang tidak sesuai dengan penerimanya, selain itu juga ada beberapa pengadaan barang dan jasa, terlebih semua yang melaksanakan pengadaan tersebut, dari ungsur keluarga kepala desa.

Sementara Trisno kepala desa Tukang Langit, Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur, ketika dikompirmasi wartawan terkait ada laporan warga , Senin, 24/01/2022, sekira pukul 14.30. Wib melalui telepon seluler membenarkan, memang benar ada pembuatan darmaga penyebrangan, sekaligus pery penyebrangan, selain itu juga ada pengadaan kelotok seharga =50 juta rupiah, semuanya sudah selesai dikerjakan , memang kemarin ada sekitar 10% persen yang belum terselesaikan lantaran ada kendala banjir, namun dalam kurun waktu dua hari kemarin sudah kami rampungkan semuanya dan saat ini sudah bisa digunakan warga.

Memang benar Ketua Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) adik saya, dan Kaur Keuangan Desa, itu paman saya, Ketua RT, yang juga merangkap sebagai Tim Pengelola Kegiatan ( TPK ) dan pengadaan kelotok tersebut dari keluarga saya sendiri,tandasnya.

( Kr )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini