Beranda Kerinci Miris !! Kantor Kepala Desa Diduga Beralih Fungsi Jadi Tempat Jemuran Pakaian...

Miris !! Kantor Kepala Desa Diduga Beralih Fungsi Jadi Tempat Jemuran Pakaian Warga

300
0

Sergapreborn Kab.Kerinci. Kantor desa berfungsi sebagai pusat pelayanan administrasi publik, pusat kegiatan pemerintahan, dan wadah pemberdayaan masyarakat. Melalui kantor ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen, mendapatkan informasi program bantuan sosial, menyampaikan aspirasi pembangunan, serta menyelesaikan masalah ketenteraman lingkungan.

Namun hal ini tidak berlaku untuk Kantor desa Baru Kubang Kec.Depati Tujuh Kab. Kerinci Prov. Jambi. Kantor kepala desa diduga tidak pernah dibuka, Kades dan stafnya makan gaji buta. Kantor hanya digunakan sebagai simbol bahwa desa tersebut memiliki kantor.

Hasil penelusuran awak media pada Selasa 30/6/2026 pukul 15.44 Wib dan Rabu 1/7/2026 pukul 09.10 Wib Kantor Kepala desa dipenuhi jemuran pakaian warga bahkan ada pakaian dalam dan jemuran padi diteras. Hal ini juga pernah diberitakan media ini pada 26/4/2024 dalam kejadian yang sama.

Dari keterangan warga menyampaikan bahwa Kepala desa dan staf tidak pernah masuk kantor, tidak jelas dimana berkantornya semua kegiatan desa baik rapat tidak pernah di kantor desa dan ini sudah berlangsung lama, makanya warga berani menjemur pakaian di pagar kantor desa.” Ujar warga yang minta namanya tidak disebutkan.

Rendi aktivis LSM Fakta buka suara,” Sangat miris melihat Kantor Kepala desa dipakai untuk jemuran warga. Seharusnya Kantor desa dipakai
sebagai pusat pelayanan publik/warga sekarang diduga beralih fungsi.”

“Kantor tidak pernah dibuka, tidak diketahui dengan jelas dimana berkantor. Diduga Kepala desa dan staf menerima gaji buta. Dari aplikasi jaga.id kami lihat anggaran untuk operasional pemerintahan desa cair terus dari tahun 2024-2025, tapi aktivitas kantor tutup, jadi pertanyaannya digunakan operasional untuk apa ? Lebih parahnya ini merupakan kejadian kedua yang viral.” Ujarnya.

“Rumah Kepala desa dan staf desa berada dekat kantor masa tidak tahu ada jemuran pakaian warga disana. Bahkan BPD yang bertindak sebagai pengawasan tidak berfungsi diduga menerima gaji buta juga. Kantor desa terlihat dari luar sudah lama tidak digunakan, kami tidak menyalahkan warga yang menjemur pakaian di pagar karena warga hanya memanfaatkan tempat yang mereka duga tidak diperlukan lagi.” Ungkap Rendi.

Setelah viral kantor Kepala desa Baru Kubang di media sosial, Voni Demayanti selaku Kepala desa mengirim pesan WhatsApp,”Kami cuti Bu Eka, tolonglah hapus yang sudah Bu Eka viralkan.”
Sebelumnya awak media ini sudah berupaya hubungi Kepala desa melalui pesan WhatsApp dan telepon untuk konfirmasi tapi tidak ditanggapi padahal handphone aktif. Diduga kalau Kepala desa cuti semua staf desa ikutan cuti.

Konfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp dengan Kadis PMD kab.Kerinci menyampaikan secara singkat,”Perlu pembinaan dan pengawasan melekat dari Camatnya.” Ujar Sahril Hayadi.

[Sergapreborn-bers].

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini