Atasi Banjir Masyarakat Kec.Depati Tujuh Minta Pemkab Kerinci Normalisasi Sungai Batang Merao

0
57

Kerinci – Sergapreborn

Kerinci. Hujan yang mengguyur kab.Kerinci hari Minggu,16/5/2021 dan sampai hari Senin,17/5/2021 mengakibatkan beberapa desa di kecamatan Depati Tujuh banjir. Derasnya curah hujan membuat sungai Batang Merao meluap dan menggenangi rumah warga.

Masyarakat berharap dari pemerintah kabupaten Kerinci dalam hal ini pihak PUPR Kerinci melalui BWSS VI Jambi dapat segera normalisasi sungai Batang Merao sehingga jika hujan deras air sungai tidak menjadi ancaman untuk masyarakat yang selalu kebanjiran, seperti selama ini.

Kades Ladeh kecamatan Depati Tujuh saat dihubungi lewat telepon seluler oleh awak media Sergapreborn mengatakan, sangat berharap kepedulian dari Pemkab Kerinci untuk dapat menormalisasi sungai Batang Merao, memang wilayah sungai dari BWSS VI tapi Pemkab Kerinci melalui Bupati dan PUPR Kerinci dapat menjembatani untuk hal itu. Karena kami dari kecamatan Depati Tujuh sudah beberapa kali mengajukan ke pihak BWSS VI sampai sekarang belum ada tanggapan, sehingga masyarakat selalu kebanjiran jika hujan deras. Mungkin jika dibangun tembok penahan butuh biaya yang besar apalagi dengan kondisi negara Pandemi Covid – 19 belum bisa, jadi setidaknya hanya dengan normalisasi sungai Batang Merao.

Salah satu warga desa Lubuk Suli yang rumahnya selalu menjadi langganan banjir Yudi saat diwawancara awak media Sergapreborn mengatakan, “Jika hujan di daerah kerinci mudik desa Lubuk Suli selalu banjir akibat air sungai yang besar dan akibat adanya galian C yang membuat endapan sedimen makin banyak sehingga air sungai Batang Merao semakin keruh dan dangkal. Bertambah parah jika hujan di kecamatan Depati Tujuh, pastilah rumah-rumah warga desa Lubuk Suli terendam. Kami sangat berharap pemerintah kabupaten Kerinci dapat mengambil tindakan atau solusi untuk mengatasi banjir akibat meluapnya sungai Batang Merao.”

Warga desa Lubuk Suli membersihkan dan menyedot air yang masuk rumah dengan mesin pompa air dan bergotong royong sekeluarga.

Kades Lubuk Suli saat dikonfirmasi lewat telepon seluler tidak ada jawaban dan di kunjungi kediamannya tidak ada ditempat.

( EKA )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here