Banjar

Bersama Walikota, Kapolres Banjar Resmikan Kampung Tangguh Lodaya Desa Mekarharja

Polres Banjar Polda Jabar – Sergapreborn

Objek Wisata Sarana Selpi Pesawahan (SARAHSEHAN) Dusun Pasirleutik Rt. 20/12 Desa Mekarharja Kec. Purwaharja Kota Banjar, telah dilaksanakan Kegiatan Peresmian Kampung Tangguh Lodaya oleh Walikota Banjar Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih M.Si., bersama Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K., M.H., dengan ditandai penguntingan Pita secara simbolis Oleh Kapolres bersama Walikota Banjar. (03/03)

Kampung Tangguh Lodaya Desa Mekarharja meliputi Objek Wisata Sarana Selpi Pesawahan (SARAHSEHAN), Posko PPKM Skala Mikro Tingkat RT, Kelompok Pertanian, Kelompok UMKM, Kelompok Perikanan Budidaya Ikan, Kelompok Kampung KB, dan Kelompok PAUD.

Dalam sambutannya Kepala Desa Mekarharja Drs. Saepuloh mengucapan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran Walikota Banjar dan Kapolres Banjar dalam rangka peresmian Kampung Tangguh Lodaya yang bertempat di Desa Mekarharja Kec. Purwaharja.
“Saat ini Desa Mekarharja masuk Zona Kuning Dalam Kasus Penyebaran Covid-19 pada masa PPKM Skala Mikro dan Alhamdulilah hampir 100 % Warga sedang memanen hasil padi di lahan persawahan wilayah Desa Mekarharja” ucap Kades.

KOTA BANJAR, SERGAPreborn – Kapolres Banjar mengatakan dalam sambutannya Kampung Tangguh merupakan program nasional yg digagas oleh Polri dan didukung oleh Pemerintah, oleh karena itu program tersebut diimplementasikan di Kota Banjar yang saat ini masih dalam masa PPKM Skala Mikro.

“Kampung Tangguh di Desa Mekarharja ini sangat potensial, khususnya untuk Objek Wisata dan UMKM harus terus berinovasi mengenai pengemasan/packaging dari produknya agar dapat diterima oleh pasar yang lebih luas dan dapat meningkatkan harga jualnya, Semoga Kampung Tangguh ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan agar masyarakat dapat meningkatkan produktivitas meskipun dilanda Pandemi Covid-19” ucap Kapolres Banjar.

Senada dengan Kapolres Banjar, Walikota Banjar dalam sambutannya mengatakan Walaupun dilanda Pandemi Covid-19 kita harus tetap produktif, terutama dengan potensi pertanian, perternakan, perikanan dan objek wisata yang kita miliki hal tersebut harus dapat kita manfaatkan.

“Covid-19 ini merupakan penyakit kerumunan, oleh karena itu jangan sampai kita abaikan terhadap protokol kesehatan 5M guna memutus penyebaran Covid-19 di masa PPKM Skala Mikro di Tingkat RT” ucap Walikota Banjar.

Kegiatan Peresmian Kampung Lodaya ini bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian masyarakat desa dalam menghadapi Pandemi Covid-19 agar tetap produktif.

Turut hadir mendampingi Walikota dan Kapolres Banjar dalam kegiatan tersebut yaitu Kadis Pertanian dan Peternakan Kota Banjar dr. Aswin, Danramil Banjar Mayor. Inf. Sugeng, Kapolsek Purwaharja AKP Moch. Taufik, M. S.IP., Sekmat Purwaharja Rina Purnamasari, S.STP, Kasat Binmas Polres Banjar AKP Suharno, S.IP., Kasat Sabhara Polres Banjar Iptu Helmizar, S.IP., Kanit Sabhara Polsek Purwaharja IPTU Cecw, Nakes Puskesmas Purwaharja II, Kepala Desa Mekarharja Drs. Saepuloh, Kadus Pasirleutik Anwar Rukmana, Bhabinkamtibmas Desa Mekarharja Brigadir Hermawan, S.IP., dan Bhabinsa Desa Mekarharja Sertu Mugiono. (Encep.D/Hms)

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button