Karawang

Di Tuding Telah Memiliki Catatan Buruk Prihal Pekerjaan di Bidang Konstruksi, Ketua DPC LSM Korek Karawang Suhanta Angkat Bicara

Karawang, SERGAPreborn.id –

Suhanta Ketua DPC LSM KOREK DPC Kabupaten Karawang Jawa Barat angkat bicara dengan adanya pemberitaan di media online terkait H. Ato Furtoni.

Dengan adanya pemberitaan di media online tersebut menurutnya itu bukan berita, itu mutlak pembunuhan karakter, karena yang dituduhkan dalam pemberitaan tidak seperti itu, ini terlalu mengada-ngada bukan berdasarkan fakta.

Hal itu dikatakan oleh Suhanta Ketua DPC LSM Korek Kabupaten Karawang,” Selasa (23/2/2021).

Selain itu, Ia juga mengatakan, dengan adanya pemberitaan tidak baik yang menerpa H. Ato Furtoni menurutnya sangat tepat jika persoalan itu diserahkan kepada kuasa hukum, biar H. Ato Furtoni bisa fokus konsentrasi menghadapai Pilkades.

“H. Ato Furtoni itu memiliki dedikasi dan berpandangan luas, yang juga sebagai pengusaha tersebut dituding telah memiliki catatan buruk perihal pekerjaan dibidang kontruski itu fitnah, apalagi dianggap berurusan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Aparat Penegak Hukum (APH), yakni Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang itu jelas fitnah”. Tegasnya.

Selanjutnya kata Suhanta, pemberitaan tersebut tidak sesuai fakta karena dari penjelasan pemberitaan tersebut menjelaskan, bahwa H. Ato terseret kasus dan ada temuan BPK dan Kejari Karawang terkait pekerjaan, sampai disimpulkan harus mendapat panggilan dari Kejari Karawang terkait proyek swakelola pada pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Karawang.

“Kita semua tahu bahwa pekerjaan swakelola itu tidak di kontraktual kan, dan itu dikerjakan oleh masing-masing sekolah, dan ketika ada temuan masa H. Ato yang terseret,” ungkapnya dengan nada tinggi dan geram.

“Cobalah jadi mas media yang berdasarkan data dan fakta jangan mengada-ngada yang akhirnya merugikan nama baik seseorang”. Pungkasnya.

(Syarif Hidayat)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button