Kalimantan Tengah

Gelapkan Uang 2,2 Miliar, Milik PT. KMA, Ketua Koperasi Berujung Dipenjara.

Sergapreborn, Sampit – Kalteng

Tersangka Gustap Jaya, Ketua Koperasi Garuda Maju Bersama, yang berlokasi di Desa Pahirangan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, mengaku diserahi uang sebesar Rp 2,2 miliar oleh PT Karya Makmur Abadi (PT KMA).

Hingga tersangka dilaporkan dan dianggap melakukan penggelapan atas dana tersebut, itu terungkap saat pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur.

Data yang diperoleh pada Selasa, 18 Mei 2021 terungkap, kalau tersangka selaku ketua koperasi mengaku pada 5 Desember 2021 ada menerima cek dari PT KMA.

Di mana cek itu diserahkan di kantor notaris Tri Dartahena di Jalan Jenderal Sudirman, Sampit oleh pihak perusahaan yang diwakili oleh Kanaphati Rao A Natchana selaku direktur dan Pormawan selaku manager finance.

Oleh tersangka kemudian dana itu dicairkan sebesar Rp 500 juta secara tunai dan sisanya ditransfer ke rekening Mandiri atas nama tersangka.

“Saat itu Rp 500 juta saya tarik tunai dan sisanya saya transfer ke rekening Mandiri saya ini,” kata tersangka dihadapan jaksa.

Akibat masalah itulah akhirnya tersangka dilaporkan oleh anggota koperasi Marwan Cs yang diakuinya anggota yang tidak pernah hadir dalam rapat anggota koperasi tersebut.

Uang itu juga diakui tersangka selain diserahkan kepada Wanson, Abadi, Budiansyah juga digunakan untuk membantu warga, serta memenuhi kehidupan sehari-harinya dan biaya berobat dan lain lainya,”
(Kar)

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button