Beranda Kalimantan Tengah Kades Tukang Langit” Membantah Tudingan Korupsi Dana Desa ( DD )

Kades Tukang Langit” Membantah Tudingan Korupsi Dana Desa ( DD )

129
0
Tudingan
Sergapreborn, Sampit – Kalteng. Kepala Desa Tukang Langit, Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur (KOTIM ) Provinsi Kalimantan Tengah. Trisno, membantah tudingan warga yang menyebutkan ada korupsi Dana Desa, dia juga menyebutkan tudingan itu sangat tidak mendasar.

Trisno Kepala Desa Tukang Langit, kepada wartawan Sergapreborn Senin, 17/01/2022, sekira pukul 21.30.Wib mengatakan, semenjak saya menjabat sebagai Kepala Desa Tukang Langit, kurang lebih satu tahun, tidak pernah saya menganggarkan untuk BUMdes yang ada dudesanya, apalagi sampai menganggarkan dalam satu tahun sebesar Rp.70 juta rupiah, selama dua tahun sejak tahun 2020 yang lalu, itu tidak benar. Saya menjabat sebagai kepala desa, baru satu tahun dan semua kegiatan yang berhubungan dengan Dana Desa ( DD ) saya jalankan sesuai aturan yang berlaku,ucap Trisno.

“Trisno mengakui didesanya memang ada beberapa pekerjaan yang dibiayai dari Dana Desa, diantaranya pembuatan Dermaga dan Fery penyebrangan, pengadaan kelotok, dan lain – lain, tapi semuanya sudah beres kita kerjakan sesuai aturan, kalau ada yang melaporkan adanya dugaan korupsi Dana Desa tentunya harus bisa membuktikan data yang akurat dan falit, tidak asal melapor saja,” ucapnya.

Saya sangat keberatan atas tudingan itu dan sangat merugikan saya, ujar Kades.

Saya yakin yang melaporkan itu bukan warga Tukang Langit, terkait tudingan yang sempat beredar yang disebutkan dalam pelaksanaan Dana Desa ada dugaan korupsi, di media sosial kemarin tanggal 17/01/2022, saya bingung yang mana yang dimaksud laporan masyarakat, soal pekerjaan proyek bersumber dari Dana Desa ( DD ) telah dikorupsi oleh Kepala Desa,” kata Trisno.

Trisno, membenarkan sebelum berita terbit, Wartawan Sergapreborn telah mengkonfirmasi terkait pelaksanaan Dana Desa ( DD ) melalui WhatsApp, sebanyak 2 kali, dan pesan sms sebanyak 2 kali, mempertanyakan terkait pelaksanaan Dana Desa selama saya menjabat, entah kenapa saat itu saya sedang sibuk ada pekerjaan lain senhingga tidak bisa membalas semua sms dan telepon tersebut, sehingga berita itu mencuat, kata Trisno,” pungkasnya.

( Kr )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini