Penanganan Pandemi Covid-19 Dengan Vaksinasi DiKota Sungai Penuh

0
38

Sungai Penuh – Sergapreborn

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Azwarman saat diwawancara oleh awak media Sergapreborn ( 9/3/2021 ) mengatakan, “Bahwa berbicara tentang pandemi Covid-19 di kota Sungai Penuh belum bisa dikatakan ada penurunan kasus dari 515 yang terkonfirmasi memerlukan tracing lanjutan dalam arti bahwa harus melaksanakan pemeriksaan kontak rate dari pasien yang positif.
Dari jumlah kasus yang banyak ini kita dari Dinkes kota Sungai Penuh, racing ya harus kembali lagi VTM ( Virus Transfor Media ) / alat Swabnya, dimana sekarang masih sangat terbatas karena masih didistribusikan dari provinsi Jambi.”

Pada tahun 2021 belum ada pembelian VTM karena proses anggaran tidak serta merta bisa digunakan, dan permasalahan sekarang masyarakat sudah mengerti dan mau untuk melakukan vaksinasi. Tetapi kembali lagi ke Dinkes kota Sungai Penuh tentang kesiapan alatnya. Sekarang Dinkes kota Sungai Penuh sedang berusaha kerjasama dengan Dinkes provinsi untuk mendapatkan VTM.” Jelas Sekretaris Dinkes kota Sungai Penuh.

“Vaksinasi Covid-19 sekarang sudah memasuki tahap dua, tahap pertama untuk seluruh tenaga kesehatan di kota Sungai Penuh. Dan tidak semua bukan karena tidak mau tetapi harus antrian karena banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar sehingga jadwal ditunda tiga bulan setelah dinyatakan negatif Corona, Ada beberapa orang tenaga kesehatan yang terkendala penyakit seperti auto imun.”

Sasaran pertama vaksinasi yaitu guru, TNI, Polri, pejabat publik, pedagang pasar, organda dan rekan wartawan dan LSM. Untuk pelaksanaan vaksinasi tidak serta merta terdapat sebagai peserta vaksinasi karena harus melaksanakan scraning, pemeriksaan dokter, tekanan darah, beberapa pertanyaan yang diajukan apa pernah kontak dengan penderita Corona, batuk / flu atau tidak pernah mengalami sakit yang dilarang untuk vaksinasi dengan begitu dokter akan menyatakan apa bisa untuk vaksinasi. Mari kita menjaga dan menggunakan protokoler kesehatan sehingga bisa mengurangi penyebaran pandemi covid-19.” Tutupnya.

( EKA )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here