PENGALOKASIAN PROYEK PEKERJAAN ( P3A) MEKAR JAYA 1 DI DESA KARANG LAYUNG ADA DUGAAN KWALITAS NYA KURANG MAKSIMAL

0
52

Kabupaten tasikmalaya – Sergapreborn

Peroyek percepatan peningkatan irigasi ( P3 TGAI ) dengan program dan tujuan untuk meningkatkan dan kelancaran sumber air bagi masyarakat khususnya nya para petani padi dan petani palawija dan mitra cai lainnya.

Dengan demikian pekerjaan irigasi yang berada di desa karanglayung kecamatan karang jaya kabupaten tasikmalaya di duga banyaknya kejanggalan tentang pelaksanaan pekerjaan karena tidak sesuai spekulasi gambar juklak juknis yang ada.

Dengan kasat mata sudah jelas kelihatan kejanggalan dari pengadaan bahan batu yang di ambil dari sungai yang akan mengganggu lingkungan hidup sehingga bakal terjadinya terkikisnya aliran sungai.

Dan dalam pemasangan parit tembok yang tidak di gali kedalaman pondasi sehingga akan cepat roboh di waktu hujan turun deras dan pekerjaan bisa di katagorikan asal asalan tidak sesuai speak yang sudah di tentukan oleh panitia dari dinas terkait.

Senin (17/5/2021) awak media sergapreborn memantau pekerjaan tersebut di klarifikasi salah satu warga yang tak mau disebutkan nama nya , dan kebetulan bekerja disana mengatakan,” pengadaan batu yang di beli senilai Rp 250 perkubik, dia menerangkan kepengurusan kelompok mekar jaya 1 yang sebetul nya ketua nya Bapak Ace Yusup dan bendahara nya Bapak Dede Suryaman  dan juga bapak Jeje itu hanya pelaksana pengerjaan saja namun dalam pelaksanaanya di kuasai oleh mereka,” paparnya.

di klarifikasi ke Jeje  hingga berkali kali guna di mintai tanggapan nya seputar pekerjaan tersebut namun sayang tak ada jawaban, di telp via Hp Tak berkomentar alias tak mengangkat, padahal dia adalah salah satu Pengurus Partai Tingkat (PAC).

Di minta tanggapan ke pihak  kepala desa, namun tak memberkan jawaban hanya mengarahkan untuk menemuinya  bapak Jeje , Pasal nya  mengatasnamakan ketua kelompok mekar jaya 1

di hubungi kembali guna konfirmasi namun sayang susah untuk di temui dan di hubungi  di whats Up  pun tidak membalas nya.

Namun ada hal yang mengeletik dalam liputan seputar pekerjaan tersebut , menurut informasi ysmg didapat dari seseorang , Bapak Jeje  meminta kepada masyarakat yang bekerja disana , apabila ada tamu atau siapapun yang datang diminta untuk tidak ada di tempat.

Dengan hal tersebut  kepada pihak dinas terkait diminta untuk segera turun kelapangan, khusus nya pihak BBWS  dan PPK mengadakan pengontrolan kembali karena ada dugaan pekerjaan yang dilakukan  tidak sesuai gambar spesifikasi dan ada upaya dugaan kwalitas pekerjaan nya tidak maksimal sehingga disinyalir merugikan keuangan negara.

( YUDA )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here