Kerinci

Pjs.Kades Tebat Ijuk Bobpy Budiatmin,S.Pd Diduga Melakukan Penggelapan Dana BLT Th 2020

Kerinci. – Sergapreborn

Bantuan Tunai Langsung ( BLT ) seharusnya untuk masyarakat dalam kondisi Pandemi Covid-19 dan dalam PMK No. 40 tahun 2020 sudah jelas siapa yang berhak mendapatkannya. Tapi kenyataan terbalik di desa Tebat Ijuk kec.Depati Tujuh kab.Kerinci , Pjs Kades Bobpy Budiatmin,S.Pd dan juga seorang ASN guru SDN di Duga menggelapkan dana BLT tahun 2020.

Dari hasil investigasi LSM Fakta dan adanya laporan masyarakat serta adanya rekaman percakapan Pjs.Kades bersama beberapa orang, sangat jelas suara Pjs Kades bicara tentang BLT. Dimana penerima BLT ada 96 orang yang diberikan hanya 78 orang, sisa nya “Sama Taulah”. Dan didalam percakapan rekaman tersebut Pjs Kades mengatakan bahwa yang diketahuinya jika korupsi adalah untuk pekerjaan fisik seperti pekerjaan 10 meter yang dikerjakan 8 meter, Nah itulah di namakan korupsi, jelas Pjs. Kades. Jadi ada Dugaan Pjs.Kades menggelapkan dana BLT tahun 2020, dana mengalir ke kantong pribadi.

Eko anggota LSM Fakta saat diminta konfirmasi tentang hal ini mengatakan “Korupsi bukan hanya di lihat dari pekerjaan fisik seperti kata Pjs.Kades Tebat Ijuk tapi penggelapan dana BLT itulah korupsi yang paling besar karena satu nama terdaftar di penerima BLT tapi tidak diberikan atau salah sasaran sudah ada tindakan hukum disana, apalagi banyak. Pemerintah sudah menetapkan bahwa kondisi darurat selama Pandemi Covid-19 sebagai kondisi bencana Nasional dan hal ini akan kita laporkan ke Polda Jambi dan Kejari Sungai Penuh.”

Hendri Wijaya LSM Mawar angkat bicara mengenai fakta diatas ” Seharusnya BLT DD terbuka dan transparan, namun fakta dilapangan tidak berpihak dengan masyarakat umum, hanya orang orang tertentu yang mendapat Manfaat tersebut, yang seharusnya KPM adalah MBR, Diharapkan Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten turun langsung memberikan sanksi terhadap Pelanggaran yang dilakukan Pemerintah Desa tersebut.”

Dilihat dari problema yang terjadi didesa Tebat Ijuk yang dilakukan oleh Pjs.Kades Bobpy Budiatmin, S.Pd Kuat Dugaan melanggar UU PMK No.40 Tahun 2020 dan pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

( EKA )

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button