Kalimantan Tengah

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Pengrusakan Tanah Warga Akan Dilaporkan Kepolres Katingan

Sergapreborn,Katingan-Kalteng.

Peremajaan Sawit Rakyat ( PSR ) yang diduga serobot lahan warga tampaknya berbuntut panjang, menurut sumber infotmasi yang diperoleh Wartawan Sergapreborn, dalam pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang terletak di Desa Kampung Melayu Tahun 2021, bahwa pekerjaan tersebut dilapangan diduga sarat bermasalah dengan warga, sedikitnya puluhan hektar lahan milik warga yang tergusur program (PSR) yang dikerjakan oleh dua Kelompok Tani, pengrusakan tanah milik warga Desa Kampung Melayu Kecamatan Mendawai Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah ( KALTENG) akan dilaporkan Kepolres Katingan.

Markasi yang mengaku dirinya sebagai masyarakat Desa Kampung Melayu kepada Sergapreborn, Minggu 13)06/2021, sekira pukul 09.00. Wib mengatakan, permasalahan ini akan saya lapokan Kepolres Katingan dalam waktu dekat , dasar saya melaporkan tanah yang dikerjakan oleh Kelompok Tani Melayu Mandiri, dan Kelompok Tani Melayu Sejahtra, yang rencananya akan digunakan untuk program Peremajaan Sawit Rakyat, ( PSR ) bukan lahan kosong tak lain tahan itu milik masyarakat yang sah dan disertai Sertifikat,bahkan selain tanah bersetifikat, juga hampir semua tanah tersebut ada Surat Kepemilikan Tanah ( SKT ) ditambah lagi dengan kerugian lainya termasuk tanam tumbuh Rotan, ratusan pohon Buah – buahan dan lain lainya, kata Markasi.

“Sudah beberapa kali warga mengeluh adanya pengrusakan tersebut yang dilakukan oleh kedua Kelompok Tani tersebut dan beberapa bulan yang lalu sudah sempat dilaporkan ke pihak yang berwajib, akan tetapi hingga saat ini hasilnya nihil, entah kami masih belum tau penyebabnya, sebetulnya program ( PSR ) itu Peremajaan Sawit Rakyat, menremajakan pohon sawit yang sudah diatas 25 tahun, akan tetapi apa yang terjadi pelaksanaanya yang dikerjakan tidak sarupun ada pohon sawit diatas 25 tahun tak melainkan kebun milik wsrga yang ada tanam tumbuhnya habis digusur oleh Kelompok Tani tersebut, kata Markasi. Pungkasnya.( Kar )

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button