Kerinci

Penerima BLT 2022 Desa Pungut Mudik Salah Sasaran

Sergapreborn kab. Kerinci. Pada tahun 2022, mekanisme penyelenggaraan BLT Dana Desa diatur secara khusus dalam Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian APBN dimana desa diwajibkan untuk menyelenggarakan BLT Dana Desa paling sedikit 40%. Dalam PMK Nomor 128/PMK.07/2022, disebutkan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Desa dapat menerima bantuan sosial (bansos) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD). Artinya, KPM yang akan atau sudah ditetapkan oleh Desa dapat menerima bantuan yang sumber dananya berasal dari APBD.

Penerima manfaat BLT Desa harus memenuhi beberapa ketentuan seperti keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di Desa yang bersangkutan, pengangguran, mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit kronis, keluarga miskin penerima jaring pengaman sosial dari APBN yang tertentu, keluarga miskin terdampak pandemi Covid-19, serta lanjut usia (lansia) yang hidup sendiri.

Hasil informasi dari masyarakat yang minta namanya dirahasiakan dan penelusuran awak media Sergapreborn di desa Pungut Mudik kec. Air Hangat Timur prov.Jambi Keluarga Penerima Manfaat/KPM tidak tepat sasaran karena terdapat nama-nama orang yang kehidupan nya mampu, sudah haji, memiliki mobil, rumah mewah, keluarga terdekat perangkat desa, BPD dan Kepala Desa. Saat rapat penetapan nama-nama KPM tidak melibatkan semua unsur masyarakat termasuk BPD, hanya Kepala Desa dan beberapa orang staf. Sehingga orang-orang yang kondisinya layak menerima tersingkirkan.

Awak media Sergapreborn hari Jum’at, 23/12/2022, mencoba konfirmasi dengan Zulpari selaku Kepala Desa Pungut Mudik di rumah, namun dari keterangan istri nya sedang berada di ladang dan tidak tahu pulangnya jam berapa. Dilanjutkan menghubungi lewat telepon selulernya dan pesan What’s App tidak aktif.

Dari informasi masyarakat setempat mengatakan semenjak Kades Zulpari kalah dalam Pemilihan Kades serentak yang lalu, Kades tidak pernah keluar rumah dan aktivitas desa dijalankan oleh Sekdes dan staf desa. Di sampaikan juga bahwa Zulpari selama ini tidak pernah ke ladang, karena di rumahnya ada terpasang CCTV jadi Zulpari bisa melihat siapa yang datang, apalagi kalau wartawan atau LSM yang datang untuk minta konfirmasi dan klarifikasi tentu di elaknya.

( Sergapreborn-bers )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button