Kalimantan Tengah

Diduga Banyak Lapak Pembeli CPO Kencingan Marak APH Belum Bertindak

Sampit – Kalteng. Sergapreborn. Sebuah lapak yang biasanya sebagai pembeli minyak CPO yang diduga illegal di Desa Bukit Batu, Kecamaran Pundu, Kabupaten Kotawaringin Timur, kian marak hingga saat ini belum tersentuh oleh hukum,

Sumber informasi yang dihimpun media ini mengatakan, sering kali saya melihat banyak truk CPO yang baru turun dari perkebunan kelapa sawit, yang bermuatan minyak CPO singgah ketempat lapak itu kemungkinan besar pasti kencing, kalau dihitung dalam sehari tidak kurang dari puluhan mobil truk tangki CPO yang masih bermuatan masuk kelapak taklama kemudian keluar lagi kearah sampit,” bebernya Jum at.18/07/2025.
Ironisnya secara twrang teragan sang sopir saat. diketahui dan ditanya oleh media minyak sisa aja buat beli roko, ucap” sopir.

Aktifitas itu sudah cukup lama sampai detik ini tidak teesentuh oleh pihak aparat yang berwajib,” katanya.

Pemain sekaligus pembeli miyak Crude Palm Oil (CPO) yang diduga illegal itu merupakan pemain lama dan memiliki beberapa tempat di Kabupaten Kotawaringin Timur, diantaranya di Jalan Cilik Riwut, Desa Bukit Batu, Kecamatan Pundu, dan Jalan Jendral Sudirman. Jalan Sampit Samuda.
Diketahui pemain lama itu berinisial JN.
Apakah aktifirap tersebutbelum terhendus pihak aparat penegak hukum, atau sebaliknya sengaja dipelihara, perku diketahui para pelaku
usaha itu rata rata hanya nyewa tempat disini kalau terkait dengan masalah yang lain saya tidak tau, silahkan saja temui yang bersangkutan didalam ada orangnya sedang menjaga pekerja minyak CPO dari tangki CPO disalin ke tandun, imbuhnya.

Ketika tim media masuk kedalam gudang yang diduga digunakan sebagai menampung minyak CPO dan mengambil dokumen pekerjaan tersebut, terlihat banyak minyak CPO yang mereka dapat dalam satu hari disalah satu tempat kempu yang siap dimbil setiap sore,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, minyak CPO biasanya kalau sudah penuh setiap sore diambil menggunakan mobil pik up, dan dimuat dalam fropil.” tutupnya.

(Ky)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button